Setelah berkutat sekitar tiga hari untuk membuat cd/dvd multiboot untuk instalasi windowsXP dan Linux(Ubuntu 8.04.1) akhirnya farin bisa juga nemuin caranya…
Bisa farin pastiin tulisan ini bukan copy-paste dari blog orang, tapi bedasarkan percobaan berulang-ulang dengan tuntunan dari beberapa forum-forum(msfn, syslinux) yang dibaca oleh farin(thanks to Mr.Jetman, atas howto-not-tutorial—nya, n Tian.. fotonya bikin semangat
) tapi dalam forum tersebut kebanyakan hanya membahas multiboot untuk linux saja, dan sedikit membahas tentang bagaimana menemukan bootsector windows untuk isolinux.conf yang akan digunakan nantinya untuk memanggil boot live cd windows. Jadi kalo ada kesamaan diblog lain, itu Cuma kebetulan, dan mungkin farinnya aja yang telat tahu.. *hohoho..
Awalnya farin berfikir, mungkin dengan menggunakan fasilitas Make Multi Boot Image(kapan2 farin bahas) yang ada didalam aplikasi MagicISO, hal itu mudah saja dilakukan. Untuk Windows, fasilitas ini tidak mengalami masalah dan berjalan dengan lancar. Tapi tidak dengan linux, linux tidak dapat memanggil kernel yang akan digunakan, karena ternyata fasilitas ini bekerja dengan cara membuat sebuah file image boot(mboot.bin) baru yang digunakan untuk booting file iso atau cd tersebut dan menyimpan variable image boot(isolinux.bin untuk linux dan boot.ini untuk windows, *untuk cara mengekstrak image boot windows xp, bisa baca disini) dalam sebuah folder dengan nama mboot. Sehingga menghasilkan error checksum pada linux.
Kemudian farin pun berfikir, bagaimana kalo yang diubah adalah file isolinux.binnya? ternyata cara tersebut hampir mustahil, karena file itu setelah dibuka dengan notepad++ berupa file hexa. Farin kemudian membuka file isolinux.conf yang berada dalam satu folder dengan isolinux.bin, dan ternyata disinilah konfigurasi kernel yang digunakan nantinya untuk booting. Dan percobaan pun dimulai….







